1. november dan Laterne
Setiap tanggal 1 november di propinsi Nordrhein Westfallen dgn ibu kotanya yg bernama Düsseldorf dan kota propinsi lainnya libur. Tidak semuanya di daerah jerman libur.1 nov. ini biasanya digunakan orang2 utk berziarah ke kuburan orang tua dan handai taulan mereka. Hari libur itu disebut Allerheiligen, Saya nggak tahu secara detailnya soal asal muasal hari libur ini.
Seminggu kemudian biasanya di setiap kampung dan sudut kota mengadakan acara pawai lampu di malam hari. Pawai ini dikhususkan untuk anak-anak kecil Mereka membawa Laterne yang beraneka ragam. Biasanya hasil prakarya anak2 kecil sendiri baik itu di Kindergarten atau di rumah bersama ibunya. Laterne/lampion itu kemudia bisa di isi dgn lilin atau lampu kecil dgn menggunakan batere. Pawai ini terlihat indah dgn nyala lampu dr macam2 Laterne.
Acara dimulai dgn berkumpulnya orang tua dan anak di depan sekolahpada pukul 17 sore. Menjelang maghrib kira2 pukul 17.15 geht los. Arak2an dimulai menjelang malam hari keliling desa. Para Pekerja pemadam kebakaran/Feuerwehrmännner menjaga perjalanan orang2 di setiap pinggir jalan dgn membawa obor. Karena keadaan gelap gulita, para polisi pun berjaga-jaga.Di suatu tempat dekat sungai mereka telah mengumpulkan kayu2 bakar dan menyulutkannya. Api yg membakar kayu itu menghangatkan suasana sekeliling yg biasanya bersuhu dingin 0 atau 1 derajat. Setelah berkeliling desa, anak2 kecil dan orang tua yg telah berusia 70 thn diberi satu buah roti besar/stuten gratis dari pemerintah daerah setempat. Hmm enaknya roti manis itu dipotong2 diolesi mentega dan dimakan bersama secangkir susu coklat. Di sepanjang jalan anak dan orang tua menyanyikan macam2 lagu :
Laterne, Laterne
Laterne, Laterne, Sonne, Mund und Sterne
brenne auf mein Licht, brenne auf mein Licht
aber nur meine liebe Laterne nicht.
Ich geh mit meiner Laterne
Ich geh mit meiner Laterne…und meiner Laterne mit mir…
Da oben da leuchten die Sterne da unten da leuchten wir.
Mein Licht geht aus, wir gehn nach Haus.. Rabimmel, Rabammel Rabumm.. bum.. bum
Durch die Straßen
Durch die Straßen auf und nieder….leucten die Laterne wieder
rote, gelbe, grüne, blaue
Lieber Martin, komm und schaue !
Und wir gehen lange Strecken…mit Laternen an den Stecken
rote, gelbe, grüne, blaue
Lieber Martin, komm und schaue !
(Cerita ini dimuat di koki-kompas edisi 16 november 2007)
3 Comments »
Leave a comment
-
Archives
- September 2009 (1)
- May 2009 (3)
- March 2009 (1)
- February 2009 (3)
- January 2009 (4)
- December 2008 (4)
- November 2008 (2)
- October 2008 (7)
- September 2008 (1)
- August 2008 (2)
- July 2008 (5)
- June 2008 (2)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS

@ Irda : diakhir lagu ada nama Martin. Itu Martin siapa? Apa maksudnya Martin Luther King? Danke
Katanya sih St. Martin semacam Robin Hoodnya Orang Jerman, pahlawan/ksatria berkuda yg suka membagi2kan roti utk orang miskin.
nah aku ikutan niiyyy di pawainya…. tereaknya cuma kalo pas Laterne.. Laterne.. selebihnya ngomposin maxi ama adrian aja disuruh nyanyi hahahahaha