Mein wunderbares Haus

Hanya sebuah tempat Curhat

Bunyi-bunyian

Belum seminggu pulang mudik dari Indonesia, tentunya masih terasa segar ingatan di kepala. Khususnya buat suami dan anak-anakku yang belum biasa mendengar bunyi-bunyian yang jarang terdengar atau bahkan tak ada di jerman. Mereka menyanyikan atau menirukan suara2 yang pernah didengarnya.

Sampai sekarang pun suami sering menirukan bunyi-bunyian yang selalu datang mulai pukul 4 subuh. Pertama-tama nyanyian pengantar sebelum adzan subuh, dilanjut dengan bunyi bedug subuh. Jam 5 subuh penjaja kue donuts telah nyaring berbunyi dengan kencangnya.. donuts…. donuts… masih hangat.  Diikuti dengan suara knalpot motor tetangga yang sengaja dipanaskan pukul 5.15 dan 10 menit kemudian berangkat kerja.

Pukul 6 pagi paling heboh bunyi-bunyian dari suara knalpot motor, suara radio tukang roti yg cukup kerasnya berbunyi rotiii…. rotiiiii cherish bakery……, kemudian pukul 7 datang suara mangkok bubur ayam…ping..ping…ping… jam 8 datang suara kuuupat…kupat…. hhmm lontong sayur yang bikin aku Read more »

March 9, 2008 Posted by Irda | Kultur, Lingkungan, makanan | | 4 Comments