Mein wunderbares Haus

Hanya sebuah tempat Curhat

Tidak Suka Day Light Saving

Hari ini tanggal 30 maret seperti biasa sejak tahun 1980 di hari  minggu terakhir bulan maret, orang eropa harus selalu mengubah jamnya dari jam 2 pagi menambah 1 jam ke jam 3 pagi. Perpindahan waktu dengan menambah 1 jam berlangsung s.d akhir september.  Setiap hari minggu di akhir september kita harus mengubah jam lagi dengan mengurangi 1 jam dari jam 3 pagi kembali ke jam 2. Orang amerika dan inggris menyebutnya day light saving.

Menurutku itu sesuatu hal yang aneh. Hanya dikarenakan untuk menghemat energi dan listrik yang gunakan para pekerja, pebrik dan rumah tangga di musim winter dan lebih sedikit terang. Perubahan itu kalau di jerman disebut Sommerzeit atau Winterzeit. Begitulah kalau sinar matahari bagi orang eropa sangat….. sangat berguna.   

Masalahnya bagiku terasa berat di musim panas selain waktu malamnya yang gelapnya hanya 3 jam. Mulai bulan april ini masih enak tidur dan bangun pagi memulai sholat subuh sekitar jam 5 pagi, namun matahari terbenam alias maghrib jam 20.15 dilanjut isya baru jam 21.34.  Mungkin masih bisa tahan kalau bulan puasa, berbuka jam setengah sembilan malam.

Paling parah ya di bulan juni hiks.. hiks.. hari yang paliiiing panjang menurut di bulan juni. Baru saja mau shalat isya yan dimulai jam 23.17 harus bangun lagi untuk sholat subuh yang dimulai pukul 1.30 alamaak. Jangan sampai terlambat bangun wah gawat deh jam 5 pagi sudah terang benderang matahari menampakan sinarnya dibalik tirai jendela.   Alamat sholat subuh lewat dengan sukses. Kalau kita masih ngantuk tetap saja tak bisa tidur, masalahnya burung2 liar telah berkicau bersahut-sahutan mulai jam 4 pagi.

Bagi orang eropa justru waktu musim panas seperti berada di surga deh pokoknya. Selain cuacanya seperti di indonesia walaupun tidak tiap hari panas, tapi juga banyak kegiatan yang bisa dilakukan.  Kita bisa lihat di TV indonesia banyak turnamen-turnamen olah raga di eropa seperti sepak bola yang dimulai jam 8 malam, masih saja terang  benderang .  Toko2 ice cream bersenang ria melayani para penggemar ice cream yang langsung menjilat-jilat esnya di pinggir jalan , sehabis bersepeda atau berjalan kaki.  Pusat2 kota/ downtown penuh dengan orang2 yang duduk2 dan tiduran di lapangan rumput. Mungkin paling enak untuk para pria yang menikmati indahnya tubuh wanita yang berbusana minim.  Wah gawat juga buat  pria muslim yang belum nikah, soalnya pameran bupati (buka paha tinggi2) dan sekwilda (sekitar wilayah dada) banyak bertaburan hehehehe……  

Setelah pulang bekerja mereka langsung berjemur matahari di balkon atau di kebun belakang rumah sambil membaca buku.   Orang yang hobi berkebun, akan bekerja di kebun s.d pukul 22. malam. Orang-orang mulai nampak berada di luar rumah. Hal ini tentunya jarang dilihat jika musim dingin tiba. Apalagi di musim semi dan awal musim panas, para ibu2 bersuka ria membersihkan jendela2 rumah mereka sampai kincloooong deh kacanya. Tempat bermain anak2/ Spiel Platz dan lapangan olah raga penuh dengan anak2 yang bermain dan berolah raga. Karena di jerman 86 % penduduknya senang berolah raga. Maka disetiap  RW pasti ada lapangan khusus olah raganya seperti untuk tenis, basket, sepak bola, judo dll.  Untuk kolam renang ada 2 macam seperti kolam renang terbuka dan tertutup. Yang tertutup seringnya dipakai di musim dingin dengan menggunakan pemanas ruangan (Heizung).

Di pagi hari pun orang2 mulai berjalan kaki, berlari pagi dan bersepeda atau bersepatu roda. Namun kebanyakan orang lebih suka melakukan kegiatan olah raga  di sore hari. Pokoknya hampir semua orang yang bertemu di jalan menjadi ramah, lebih banyak tersenyum seperti matahari  yang banyak bersinar di musim panas.

Paling susahnya buatku kenapa tidak suka summer, selain kegiatan sholat 5 waktu yang harus menunggu lama, juga susah untuk mengajak anak2 cepat pergi ke tempat tidur. Mereka selalu bilang : ” mama lihat deh ke jendela.. kan masih terang ! Kenapa kita harus tidur cepat2. ”  Padahal kalau melihat jam sudah pukul 21.30 malam kan jadi sebel tiap hari  harus berargumentasi dengan anak2 kalau mereka besok hari harus bangun pagi untuk pergi ke sekolah.  Yaaah semoga Allah menguatkan imanku untuk tetap selalu mengingatNya di musim apapun.. amiin.

March 30, 2008 - Posted by Irda | Hari Besar, Hikmah, Kultur, Lingkungan, pribadi | | 2 Comments

2 Comments »

  1. Semoga Allah selalu menjaga Iman Islam & melindungi teteh beserta keluarga dimusim apapun ya…Segala puji bagi Allah yg telah menciptakan alam semesta beserta isinya…

    Comment by titi dy | April 4, 2008

  2. paling sebelnyaa lagi, sholat isya bisa2 jam 11 malem bowwww hikssss…. itu isya apa tahajud yakkk hehehe

    Comment by deSz | April 10, 2008


Leave a comment