Perbincangan Menarik
Kita banyak melihat dan menemui keunikan jika menggunakan kendaraan umum. Hal ini terjadi padaku sebulan yang lalu, pada perjalanan pulang dari bali. Menurutku satu-satunya kendaraan umum yang aman dan menyenangkan saat ini adalah bis Damri. Hampir bisa tepat waktu, bersih, orangnya sopan2 dan bisa diprediksi kapan kedatangan dan keberangkatannya. Alhamdulilah bis ini melayani perjalanan orang2 yang mau ke bandara internasional dari berbagai penjuru di jakarta dan Bogor.
Sore itu kebetulan bis damri sangat penuh, membuatku harus berpisah duduk dengan suami dan anak2. Aku kebagian duduk dipaling belakang bersama anak yang satu lagi. Setelah bis melaju melalui jalan tol sedyatno, perasaan begitu tenang karena hujan berhenti. Semoga tak ada banjir lagi pikirku, gawat nih bisa2 lama di perjalanan, kan bikin bete juga.
Seorang laki2 muda berkulit coklat yang duduk disebelahku menyapa : ”Anaknya putih sekali !” aku cuma tersenyum saja. ”Baru pulang mendarat dari mana ?” tanyanya ”Oh dari Bali.” jawabku. ”Kalo saya baru mendarat dari Bima,. saya baru enam bulan tinggal di Bogor.” Tinggal di mana ? tanyaku Kelihatannnya sosok diri yang bernama Yusuf itu begitu sederhana tipe seorang mapala, mahasiwa paling lama hahaha…
Lalu setelah dia bercerita panjang lebar, ternyata dia itu seorang dosen ahli fisika di IPB dan di sulawesi alias pegawai negeri. Dulunya menghabiskan kuliah di ITB sekarang ingin mengambil S3 di IPB bogor. (Aku malah S4 loh, sd, smp, sma, sarjana hehehe) Keahliannya berfokus pada fisika DNA, oalaaaah opo maneh wes, aku ora ngerti pokoknya aku dengerin keinginan dan cita2 anak bangsa yang menurutku masih sangat antusias dengan impian dan idealisme anak muda.
Dia bilang umurnya baru 32 tahun, tapi sudah ingin membuat penemuan2 baru dalam hal fisika. Cuma sayangnya peralatan dan biaya yang sangat mahal tidak menunjang keinginan ilmuan2 di indonesia untuk mengembangkan ilmunya. Sayang sekali ya kalau suatu hipotesa yang akan diujikan di laboratorium akan mandeg, gara2 tak ada biaya. Hmmm semoga saja para penguasa kaya negeri indonesia ada yang tergerak hatinya memeberikan modal untuk mengembangkan penemuan baru . Bukan hanya itu saja, pemerintah pun seharusnya memberikan banyak subsidi untuk pendidikan seperti di negara eropa, bukannya di korupsi oleh para pegawainya.
Cita2 Yusuf yang sangat tinggi ini membuatku tersadar untuk tidak selalu melihat orang dari sosok fisik tubuhnya atau penampilan yang menipu. Dengan pakaian T-shirt sederhana, celana jeans dan ransel di punggung ini, tak terlihat bahwa ia adalah seorang dosen. Kemudian Yusuf memperlihatkan foto2 yang ada pada hapenya serta tumpukan pekerjaan2 paper dan laptopnya. Dia bercerita setiap kali seminar orang2 penggede dan para dosen yang lain selalu berpakaian perlente dan bermerk terkenal. Mereka selalu mengucilkan dirinya yang selalu berpakaian seadanya. Tapi ketika gilirannya berpresentasi, terpukaulah orang2 dengan gagasan2nya. Barulah mereka melirik dirinya, yang hanya orang desa dari pulau Bima.
Keinginannya tidak muluk2 selain cepat meyelesaikan keprofesorannya, juga menjadi pegawai negeri yang baik dan tidak ikut-ikutan korupsi yang menurutnya pelakunya adalah seorang pencuri. Ya aku hanya bisa berdoa, semoga banyak yusuf2 baru bermunculan, tidak hanya pintar tapi juga punya hati nurani yang bersih untuk membangun indonesia menjadi lebih baik amiin. Tak terasa damri sampai ke polnya, perpisahan pun tak dapat dihindari. Namun pertemuan unik ini membekas dengan baik . Halo Yusuf kalau kamu baca ini semoga kolaborasimu dengan pak Fadel muhamad terpenuhi dan dia mau membiayai proyekmu ya, amiin.
amin , semoga dengan perbincangan menarik ini ada hikmah dan hasil yang terbaik pula
ikut mendoakan saja
Dear Frau Irda,
wuih wuih ternyata temanku yang satu ini pintar nulis ya sekarang…..Irda asal kamu tau masih banyak Yusuf Yusuf lain di negeri tercinta ini, tapi ya itu tadi siapa yang harus peduli sebenarnya dengan Yusuf Yusuf lain itu..mereka yang diatas sana asik dengan dunianya sendiri alias “autis”, sedih deh jika lihat bangsa ini…apalagi kalo kita pergi ke negara tetangga wuih…gak karuan hati ini antara miris, kecewa dan sedih banget lihat bagaimana mereka memperlakukan teman teman kita…mari berdoa bersama agar Yusuf Yusuf ang lain tetap ada dan punya semangat tuk selalu berkarya dan berprestasi
Halo Realylife dan Marlina, thanks ya udah mampir dan kasih komentar. Semoga Allah mengabulkan doa2 kita amiin.
moga keinginan Yusuf yg gak muluk2 cpt t’wujud & tetep amanah seperti niat mulianya sekarang klo udah t’capai yak, Agar bangsa ini menjadi bangsa yg Rahmatan Lil a’laamiin. amiiiin.
Yg nulis juga hebat nih….
Baca cerita ttg Mas Yusuf jadi inget cerita tetralogynya Andrea Hirata….Laskar pelangi,dst, ( kisah nyata beliau yang di tulis dengan sangat entertaining ).
baca deh…..
( jangan cuma baca Harry Potter duank..heheheh )