Tanggal 11 mei adalah hari ibu dan dilanjut dengan tanggal merah merayakan pfingstmontag untk umat katolik. Saya nggak tau apa artinya hehehe. Yang jelas waktu itu dipergunakan sebaik2nya kemarin. Karena didukung dengan cuaca cerah dan panasnya kira 27 derajat, banyak orang pergi piknik.
Dengan membawa Bollerwagen(foto tertera diatas) , tas pendingin makanan dan minuman, mainan, atau pun peralatan untk Grillen/ memanggang daging, menambah nikmatnya suasana piknik. Setelah makan bersama di udara terbuka, kita bisa bermain- main di tempat bermain anak atau hanya main kartu dll. Atau pun hanya sambil tiduran, menikmati orang berlalu lalang, naik sepeda, asyik berpacaran. Karena pikniknya dekat sungai Rhein yg besar, kita bisa melihat pemandangan kapal2 lau besar yang lalu lalang.
Di pinggir sungai pun kita serasa berada di pantai dengan melihat pantai buatan palsu, dengan tempat untuk berleha-leha dan berjemur matahari, dengan bisa masuk membayar bea dan bisa membeli minuman dan makanan di dalammya. Acara piknik bisa sampai dengan matahari terbenam kalau mau, karenan jam 10 malam baru gelap.
Sayangnya tidak ada tukang bakso hehehe, yang ada tukang es di mobil2 terbuka dan tukang roti sandwich. Enaknya panas di jerman tuh, tidak bakalan keringatan menurutku, karena kelembaban udaranya kurang dari 60 %, tidak seperti di indonesia yang memang negara kepulaun, bisa sampai dengan 90 %. Maunya mandiii terus dan ganti pakaian karena basah dengan keringat. Bedanya panas di jerman dan di indonesia: di jerman selain nggak keringatan, kulit bakalan kering dan bersisik, dan cepat haus. Panas matahari terasa sangat dekat dan menyengat walaupun baru 20 derajat celcius panasnya. Namun tidak cepat pusing dan membuat pusing kepala, atau rasa panas itu tergantung orang yng merasakan kali yaaa.
May 13, 2008 -
Posted by
Irda |
Hari Besar, Keluarga, Kultur, kabar dari jerman, pribadi |
|
No Comments Yet
No comments yet.