Mein wunderbares Haus

Hanya sebuah tempat Curhat

Kode babi pada makanan berkemas

Berikut ini daftar kode E-CODESyang positif mengandung lemak babi, yang biasa terdapat dalam kemasan makanan :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,

E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

October 31, 2008 Posted by Irda | Islam, Keluarga, makanan, pribadi | | 6 Comments

Mengapa babi haram ?

Seorang teman mengirim email ttg babi yg isinya menurutku sangat bagus dan pantas dibaca, silakan…
Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi.
Ilmuwan   : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih akan menjadi halal?
Ulama      : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
Ilmuwan   :  Apakah itu?
Ulama      : Coba anda buat 2 (dua) kandang.
Dimana 1 (satu) kandang isi dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina.
 1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina.
 Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menerkanya!!!
Ilmuwan   :  Tidak bisa!!!!????
Ulama      :  Mari kita lihat bersama-sama sekarang.
Pada kandang pertama dimana ada 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada
yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
Ilmuwan   :  Pada kandang Babi?
Ulama      :  Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2(dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina,tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Read more »

October 29, 2008 Posted by Irda | Hikmah, Islam, Keluarga, Renungan, makanan, pribadi | , , | 31 Comments

Dari kecil anak belajar mengenal hutan

Hari ini cuaca cerah di jerman namun bernuansa winter, walaupun masih waktu musim gugur. Suhu berkisar 5 derajat.  Anakku Adrian dan grup TKnya mempunyai jadwal jalan ke hutan. Untukku itu merupakan hukuman brrrr cuaca yang sangat dingin harus berjalan menyusuri hutan yang dingin walau sangat berwarna warni akibat gugurnya dedaunan tanda musim gugur. Anak-anak di jerman mulai dr taman kanak-kanak telah mengenal hutan dengan baik.  Tak perduli dengan keadaan cuaca apapun baik itu dingin, hujan, panas atau bersalju, mereka selalu pergi ke hutan mencari udara yg tidak terkena polusi. Sedikitnya 2 bulan sekali, para guru mengajak mereka ke hutan-hutan yang dekat dengan sekolah. Read more »

October 28, 2008 Posted by Irda | Hikmah, Kultur, Lingkungan, Renungan, pribadi | | 1 Comment

Sarapan pagi di hotel

Aku suka iseng dan ingin tahu dan memperhatikan apa yang dilakukan manusia normal sehari-hari.  Contohnya mulai dari cara duduk, bicara, mimik wajah dan cara makan. Waktu yang baik untuk memperhatikan orang lain biasanya jika sarapan pagi di restaurant hotel jika berlibur. Ingin duduk di mana mereka dan minuman dan makanan apa yang mereka ambil di tempat buffet. 

Setiap orang tentunya berbeda kesukaan dan kebiasaan minum dan sarapan pagi. Ini menarik juga loh diperhatikan hihi… ngga ada kerjaan yah. Untuk wilayah hotel-hotel di eropa jangan cari nasi atau bubur di pagi hari, sampai botak atau ubanan ngga bakalan nemu apalagi mie goreng dan kupat tahu dan bubur ayam huhuhu… itu kan kebiasaan sarapanku ketika masih mengajar, tinggal nangkring di halaman sekolah. Read more »

October 19, 2008 Posted by Irda | Kultur, makanan, pribadi | | 2 Comments

Menghadiri Pemakaman Tetangga

Dua hari yang lalu aku menghadiri pemakaman tetangga belakang rumahku. Tata cara mereka terasa berbeda sekali dengan  pemakaman di indonesia yang biasa kulihat. Sebelumnya aku mendapat surat duka cita dari sang partner/istri liarnya, karena mereka hidup bersama selama lebih dr 10 tahun tanpa nikah.  2 minggu yang lalu aku masih melihat Alan dari jendela belakang rumahku, pergi ke dokter dengan menggunakan kursi roda akibat penyakit schlaganfal yg menimpanya  beberapa bulan lalu diwaktu liburan ke selatan jerman.

 Baru 2 kali aku menghadiri perayaan kesedihan ( Der Trauerfeier). Kedua Trauerfeiernya berbeda. Yang satu pihak dr keluarga yang taat dengan agama yang mereka anut. Setelah meninggal dunia, tidak langsung pada hari itu atau selambatnya keesokan hari dimakamkan, melainkan disimpan kira2 selama Read more »

October 15, 2008 Posted by Irda | Kultur | | No Comments Yet

Baca deh bukunya Andrea Hirata

Danke schön buat Evi Klunger atas buku-bukunya Andrea Hirata: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor. Pokoknya baca deh bukunya bikin kita pinter, mikir, lucu, sedih tertawa, merenung, inget kejadian masa kecil yang indah dan bahagia, sederhana, natural. Duuuh jadi pengen ngajar lagi dan ingin seperti ibu Mus. Kangeeeeen dengan murid-murid sekolahku dulu. 

October 10, 2008 Posted by Irda | Uncategorized | | 3 Comments

Kinder Basar (barang seken untuk anak-anak)

tempat basar

tempat basar

Jika kita ingin membeli kebutuhan pakaian anak, mainan seperti sepeda mini, lego, buku cerita dll  yang baru, tentunya sangat mahal harganya. Apalagi di jerman dengan tambahan pajak 19 %.  Sedangkan untuk pakaian bayi kira2 hanya terpakai 2 atau 3 bulan saja. Selebihnya tidak muat karena bertambah besar. Keuntungan di jerman pakaian anak diukur menurut berapa tingginya anak bukan dengan xs,s,m,l atau xl.

Mulai dari anak lahir kita bisa membeli pakaian anak dari ukuran 50 dibajunya bagian belakang tertulis no. ukuran 50 bukan s,l,m atau xl , maksudnya kalo bayi tingginya  52 Read more »

October 6, 2008 Posted by Irda | Keluarga, Kultur, pribadi | | No Comments Yet