Mein wunderbares Haus

Hanya sebuah tempat Curhat

Mengatasi mimpi buruk

Di antara kita tentu sering bangun tengah malam oleh mimpi buruk yang amat menakutkan . Tak jarang, dalam tidur jika kita bermimpi buruk , menjerit, tapi sukar sekali bangun. Ini lah yang di sebut ketindihan.

Cara mengatasinya, sebelum tidur basuhlah kaki dan tangan dengan air hangat, kemudia minum susu hangat cukup seperempat gelas saja. Kemudian tenangkan pikiran dan pikirlah hal2 yang menyenangkan hati. Dalam waktu singkat, kita akan segera tidur dengan nyenyak.

Bila kita masih terganggu oleh mimpi buruk dan ketindihan lagi, makan setelah bangun urutlah tengkuk anda sampai di bawah telinga, supaya darah dapat lancar beredar. Setelah itu baliklah bantal kita sambil ditepuk-tepuk, agar kedudukan bantal kembali rata. Dengan demikian kita dapat tidur nyenyak kembali sampai pagi tanpa diganggu apapun.

February 18, 2009 Posted by Irda | Keluarga | , | 1 Comment

My favourite bede, bidet (bukan wc)

Kita punya kebiasaan dari kecil yang susah dihilangkan. Entah itu tidur sambil ngemot jempol, memeluk guling kesayangan. Makan setiap hari harus dengan krupuk atau minum air putih segelas setelah bangun tidur.  Seperti kebiasaan pamanku mandi lamaaaa sekali. Kalo di rumah cuma satu orang sih ngga masalah cuma pagi2 yang waktunya sempit untuk pergi kerja, atau yang mau setor di wc, dan kamar mandinya cuma satu, bakalan berabe alias siap2 untuk ngedumel menyesali kebiasaan mandi berlama-lama. 

 Naaah kebiasaanku sedari kecil di indonesia ya kalau habis pipis and eo dibersihan dengan air. Hampir 30 tahun melakukan kebiasaan yang sama, tiba2  setelah bertempat tinggal di negeri orang( eropa)harus menyesuaikan diri dengan keadaan wc di sini. Mengubah kebiasaan cebok  dengan air dan diganti dengan tisu tentu rasanya tidak confortable.Kebiasaan membuang hajat ini pertama2 sangatlah ngga pede alias belum yakin apakah hanya dengan kertas tisu yg selalu setia menemani toilet akan membuat anuku bersih. Sampai2 ibuku membawa gayung dari indonesia ketika berkesempatan mengunjungi jerman aaiiih.. betapa merananya.

Untungnya di kamar mandi aku mempunyai benda yang menjadi favoritku.  Dengannya kepercayaanku akan pulih kembali mengerjakan aktivitas yang lain tanpa terganggu hahaha.  Walaupun untuk orang jerman itu jarang mempunyai bede, biasanya orang2 perancis yg di kamar mandinya mempunyai benda seperti ini yang mereka tulis bidet atau menyebutnya bede.

bede
bede

Pokoknya alat ini multifunction, selain kita bisa duduk di situ untuk membersihan diri (cebok) setelah setor diri di toilet, bisa juga untuk cuci kaki dan tangan dengan air dingin di kran kanan atau air panas di kran kiri. Rasanya memang seperti kampungan dan bertanya-tanya kenapa tidak mengikuti kebiasaan orang eropa yg memakai tisu. Kadang dipake wudhu juga. walaupun setelah itu kamar mandi jadi basah hihi..  namun aku telah siap sedia lap handuk untuk mengeringkan kamar mandi yang kebiasaan di eropa selalu kering. Orang eropa memang tidak suka berbasah-basahan and jarang mandi. Walaaah mau mandi 2x sehari seperti di indonesia ? Itu hanya bisa dilakukan di waktu summer. jika winter dateng cukup mandi 2 hari sekali agar kulit tidak bersisik.  Aaaaah betapa senangnya punya bede(bidet).

February 16, 2009 Posted by Irda | Keluarga, Kultur, kabar dari jerman, pribadi | | 2 Comments

Rekor terdingin di jerman

Awal tahun baru dikejutkan dengan berbagai macam hal. Kali ini tentang suhu yang mendadak turun drastis. Sejak kemarin sore merupakan winter terdingin di jerman. Rekord terdingin yg diukur adalah kota Leipzig dengan minus 26 derajat celcius.  Di tempat tinggalku sendiri pagi hari mencapai minus 15 derajat celcius.  Cuaca bersuhu siberia ini baru kualami tahun ini selama tinggal di jerman. Sebelumnya paling2 dingin minus 7.   

 gaya dulu sebelum membersihkan salju untuk orang jalan masuk ke pintu rumah.

maxi bikin bola salju

maxi bikin bola salju

Walaupun selalu bersuhu minus di siang hari anak2 tentunya merasa senang dengan banyaknya salju yang menumpuk. Untungnya hari ini salju berhenti turun, diganti dengan cuaca cerah dan matahari yang bersinar.  Suhu terlihat minus 10 derajat celcius. Dengan pakaian tebal dan sarung tangan anak2 mulai membuat snowman atau orangan2 dari salju.

Kasihan bagi orang2 yang berangkat kerja dipagi hari, terutama yang bepergian dengan mobil. Alamat tidak akan bisa jalan jika tidak menggunakan Winterreiffen atau ban mobil utk musim winter. Licinnya jalan yang bersalju membuat rem mobil tidak pakem. 

Bagi yang tinggal di rumah harus siap2 menyapu salju dan membersihkan jalur jalan untuk tukang pos atau orang yang akan mampir ke rumah, menyingkirkan salju agar mereka tidak terjatuh. Menaburi jalan itu dengan pasir dan garam walaupun setelah minus 12, tidak akan ada artinya lagi dan tetap licin. Jika mereka terjatuh atau mendapat kecelakaan di depan rumah kita, maka menurut undang2 di jerman,biaya rumah sakit harus ditanggung yang punya rumah.

January 6, 2009 Posted by Irda | Keluarga, Tahun Baru, eropa barat, german, kabar dari jerman | | 3 Comments

Selamat tinggal bapak

Bunyi petasan, mercon telah terdengar dari sore hari memulai tanda malam thn baru 2009. Namun aku tak perduli, tangisanku tumpah ruah, air mataku kering. Sejak pagi hari tgl 31 desember 2008, secara kebetulan aku ingin membawa handphoneku ke tempat tidur. Ketika tiba2 deringan bunyi sms dari adikku mengejutkan tidurku, yang memang tak lelap sejak malam hari. Kali ini baru aku merasakan kehilangan orang tua itu adalah sesuatu yang pedih tak terkira. Aku jauh, aku tak bisa memeluk mamaku dan handai taulan yg lain. Yang ada hanya air mata menemaniku, serta anak2ku yg tak mengerti mengapa ibunya tak berhenti menangis. Di mana ada pertemuan di situ ada perpisahan. Tak kukira pertemuan 2 minggu yang lalu dengan bapakku itu adalah sekaligus perpisahan untuk selamanya. Masih teringat pelukan eratnya ditubuhku pada hari terakhirku di indonesia. Seakan-akan dia tak ingin melepasku sambil menangis dan berkata: ‘doakan bapak ya nak !’ Aku tahu bapakku sedang tak sehat, namun dengan semangat 45 nya yang tak surut, dia mau mengantarku pulang kembali di mana aku tinggal.
Namun aku tak menyesali takdir ini. Aku tahu saatnya akan tiba, karena tiba2 keinginanku untuk pulang ke indonesia. Ya Allah alhamdulilah, terimakasih kupanjatkan padaMU, telah diberi kesempatan walaupun hanya sedikit waktu untuk bertemu, menjenguk bapak dan mamaku. Ya Allah yang Maha Pengasih, Kau berikan aku kesempatan itu, dengan memberikan aku rezeki, kemudahan tiket yang sedang murah, ku terbang menempuh perjalanan panjang, seakan-akan Kau menunjukkan padaku ya Allah, pergunakan waktumu sebaik-baiknya untuk bersilturahmi.
Terngiang-ngiang dipelupuk mataku betapa bahagia bapakku melihatku kembali, anaknya yang jauh di sana. Tangisan bahagia itu akan kukenang selamanya. Selamat tinggal bapak, semoga kau tenang di sisi Allah. Semoga iman,islam dan ibadahmu diterima oleh Allah SWT. Akan kudoakan selalu dalam sholatku, kuingat selalu jasa2mu mengajari aku mengaji, menasehatiku selalu untuk menjadi wanita yang baik2 dan tidak sombong kepada siapapun. I always remember you .. forever in my hearth. Selamat tinggal bapakku sayang…

January 1, 2009 Posted by Irda | Hikmah, Keluarga, Renungan, pribadi | | 8 Comments

Salam dan cium tangan

Ada saja kelakuan baru yang dibawa dari indonesia oleh anak-anakku. Kali ini kebiasaan adam meminta setiap orang untuk memberi salam dan mencium tangannya. Kebiasaan ini tentunya jarang dilakukan oleh orang jerman. Mereka hanya bersalam tangan saja tanpa mencium tangan kepada orang yg lebih dewasa. Kakak2nya adam yang tidak biasa   menciumtangan kepada yg lebih dewasa merasa lucu dan aneh setiap kali ada orang yang datang dan meminta tangannya untuk memberi salam dan mencium tangan. Kebiasaan ini juga sulit diterapkan kepada anak2ku di indonesia.

Pokoknya setiap kali adam bertemu orang di rumah, siapa saja sambil tersenyum geli melihatnya meminta orang itu untuk memberi tangannya. Dengan berteriak ala anak 2,5 tahun dan berkata salaaam salaaam. Tantenya yang baru  saja datang hanya terkaget-kagat bertanya was ist das denn ?  Karena adam menarik-narik tangan tantenya untuk dicium hehehe.

Setiap kali oma dan papanya datang pasti dia akan teriak dan berkata salaam.  Aku hanya tersenyum setiap kali melihat adegan adam meminta tangan siapa saja baik itu kakak2nya dan orang lain yang datang untuk mencium tangan mereka. Setidaknya pelajaran antar budaya dan adat istiadat dibawa adam ke jerman.

December 27, 2008 Posted by Irda | Keluarga, Kultur, pribadi | | 6 Comments

Tukang ojek (bukan tukang pilot loh )

Tanteku yang satu ini emang sedari kecil sudah pinter berpantun dan membaca puisi. Biarpun orangnya diam tapi kalo sudah bercerita dalam buku2 atau tulisan2nya, orang ngga bakalan percaya. Tulisannya bisa dilihat di majalah Gatra.  Kali ini dia mau cerita tantang tukang ojek silakan baca deh, mangga Bibi yg cantik, jurnalis no.1 sedunia bagiku, ceritalah:

Senin, 24 maret, aku sudah janji akan menghadiri peluncuran buku kumpulan cerpen temanku, lily yulianti farid, wartawan nhk dari tokyo, di tim. sebenarnya kami saling kenal lewat mailing list apresiasi-sastra. tapi, usut-punya usut, ternyata kami pernah bertemu dalam sebuah undangan makan malam di melbourne. saat itu, lily masih bekerja di abc, australia.

karena hari itu seharian aku di luar kantor, tugas-tugas kantor pun telat digarap. jam 7 malam baru beres. padahal, undangan acara itu jam 7. di jam macet kayak gitu, beresikolah kalau aku naik taksi dari kalibata ke cikini, apalagi kalau naik metromini. maka, kucegat ojek yang lewat dekat kantor.

“ojek ya mbak?” motor yang sedang melesat itu mendadak berhenti, agak terhentak.

“ke cikini ya bang, tau kan?” kataku.

“tau, tau!” ia meyakinkan.

“kalau TIM tau kan?”

abang ojek itu tiba-tiba memundurkan motornya sedikit. “wah, kalau tim saya lupa lagi..” suaranya terdengar melemah.

“tapi cikini tau kan?” kuulangi pertanyaan untuk konfirmasi.

“kalau cikini sih tauu.”

“kalau taman ismail marzuki tau?”

“kalau taman ismail marzuki sih tauuu.”  :P

November 3, 2008 Posted by Irda | Keluarga, pribadi | , | 1 Comment

Kode babi pada makanan berkemas

Berikut ini daftar kode E-CODESyang positif mengandung lemak babi, yang biasa terdapat dalam kemasan makanan :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,

E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

October 31, 2008 Posted by Irda | Islam, Keluarga, makanan, pribadi | | 6 Comments

Mengapa babi haram ?

Seorang teman mengirim email ttg babi yg isinya menurutku sangat bagus dan pantas dibaca, silakan…
Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi.
Ilmuwan   : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih akan menjadi halal?
Ulama      : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
Ilmuwan   :  Apakah itu?
Ulama      : Coba anda buat 2 (dua) kandang.
Dimana 1 (satu) kandang isi dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina.
 1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina.
 Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menerkanya!!!
Ilmuwan   :  Tidak bisa!!!!????
Ulama      :  Mari kita lihat bersama-sama sekarang.
Pada kandang pertama dimana ada 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada
yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
Ilmuwan   :  Pada kandang Babi?
Ulama      :  Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2(dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina,tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Read more »

October 29, 2008 Posted by Irda | Hikmah, Islam, Keluarga, Renungan, makanan, pribadi | , , | 32 Comments