Mein wunderbares Haus

Hanya sebuah tempat Curhat

jalan-jalan ke open air museum rhineland

Tulisan bhs jerman thn 1700san tulisan jerman jadul.

Tempat tidur jadul ada di dlm lemari supaya hangat

Tempat tidur jadul ada di dlm lemari supaya hangat

kereta pemadam kebakaran thn 1700san diangkut oleh kuda
kereta pemadam kebakaran thn 1700san diangkut oleh kuda

Menikmati jalan2 di musim semi ke tempat terbuka dgn anak2 cocoknya kali ini ke museum terbuka (freilicht museum).  Museum ini menyimpan rumah2 jadul sekitar th 1500- 1700. Di daerah hutan wilayah Kommern +- 65 km lah dr kota Cologne.

Segala macam sisa2 kehidupan jadul dr alat2 perkakas rumah tangga, tempat tidur, sekolah dll ada di sini. Lihat aja deh foto2 jadulnya.

Perumahan kuno sekitar thn 1600 
dapur jadul sekitar thn 1500-1700
dapur jadul sekitar thn 1500-1700 Tulisan bhs jerman thn 1700san

May 27, 2009 Posted by Irda | Kultur, Lingkungan, german, kabar dari jerman | | 2 Comments

My favourite bede, bidet (bukan wc)

Kita punya kebiasaan dari kecil yang susah dihilangkan. Entah itu tidur sambil ngemot jempol, memeluk guling kesayangan. Makan setiap hari harus dengan krupuk atau minum air putih segelas setelah bangun tidur.  Seperti kebiasaan pamanku mandi lamaaaa sekali. Kalo di rumah cuma satu orang sih ngga masalah cuma pagi2 yang waktunya sempit untuk pergi kerja, atau yang mau setor di wc, dan kamar mandinya cuma satu, bakalan berabe alias siap2 untuk ngedumel menyesali kebiasaan mandi berlama-lama. 

 Naaah kebiasaanku sedari kecil di indonesia ya kalau habis pipis and eo dibersihan dengan air. Hampir 30 tahun melakukan kebiasaan yang sama, tiba2  setelah bertempat tinggal di negeri orang( eropa)harus menyesuaikan diri dengan keadaan wc di sini. Mengubah kebiasaan cebok  dengan air dan diganti dengan tisu tentu rasanya tidak confortable.Kebiasaan membuang hajat ini pertama2 sangatlah ngga pede alias belum yakin apakah hanya dengan kertas tisu yg selalu setia menemani toilet akan membuat anuku bersih. Sampai2 ibuku membawa gayung dari indonesia ketika berkesempatan mengunjungi jerman aaiiih.. betapa merananya.

Untungnya di kamar mandi aku mempunyai benda yang menjadi favoritku.  Dengannya kepercayaanku akan pulih kembali mengerjakan aktivitas yang lain tanpa terganggu hahaha.  Walaupun untuk orang jerman itu jarang mempunyai bede, biasanya orang2 perancis yg di kamar mandinya mempunyai benda seperti ini yang mereka tulis bidet atau menyebutnya bede.

bede
bede

Pokoknya alat ini multifunction, selain kita bisa duduk di situ untuk membersihan diri (cebok) setelah setor diri di toilet, bisa juga untuk cuci kaki dan tangan dengan air dingin di kran kanan atau air panas di kran kiri. Rasanya memang seperti kampungan dan bertanya-tanya kenapa tidak mengikuti kebiasaan orang eropa yg memakai tisu. Kadang dipake wudhu juga. walaupun setelah itu kamar mandi jadi basah hihi..  namun aku telah siap sedia lap handuk untuk mengeringkan kamar mandi yang kebiasaan di eropa selalu kering. Orang eropa memang tidak suka berbasah-basahan and jarang mandi. Walaaah mau mandi 2x sehari seperti di indonesia ? Itu hanya bisa dilakukan di waktu summer. jika winter dateng cukup mandi 2 hari sekali agar kulit tidak bersisik.  Aaaaah betapa senangnya punya bede(bidet).

February 16, 2009 Posted by Irda | Keluarga, Kultur, kabar dari jerman, pribadi | | 2 Comments

Salam dan cium tangan

Ada saja kelakuan baru yang dibawa dari indonesia oleh anak-anakku. Kali ini kebiasaan adam meminta setiap orang untuk memberi salam dan mencium tangannya. Kebiasaan ini tentunya jarang dilakukan oleh orang jerman. Mereka hanya bersalam tangan saja tanpa mencium tangan kepada orang yg lebih dewasa. Kakak2nya adam yang tidak biasa   menciumtangan kepada yg lebih dewasa merasa lucu dan aneh setiap kali ada orang yang datang dan meminta tangannya untuk memberi salam dan mencium tangan. Kebiasaan ini juga sulit diterapkan kepada anak2ku di indonesia.

Pokoknya setiap kali adam bertemu orang di rumah, siapa saja sambil tersenyum geli melihatnya meminta orang itu untuk memberi tangannya. Dengan berteriak ala anak 2,5 tahun dan berkata salaaam salaaam. Tantenya yang baru  saja datang hanya terkaget-kagat bertanya was ist das denn ?  Karena adam menarik-narik tangan tantenya untuk dicium hehehe.

Setiap kali oma dan papanya datang pasti dia akan teriak dan berkata salaam.  Aku hanya tersenyum setiap kali melihat adegan adam meminta tangan siapa saja baik itu kakak2nya dan orang lain yang datang untuk mencium tangan mereka. Setidaknya pelajaran antar budaya dan adat istiadat dibawa adam ke jerman.

December 27, 2008 Posted by Irda | Keluarga, Kultur, pribadi | | 6 Comments

foto-foto di madura

Jika ada yg kangen sama pulau garam madura, ada sedikit foto2 tentang madura. Kebetulan juga sempat ke ibukota nya Pamekasan dengan melihat tugu Are Lancor dan Mesjid Raya nya di tengah kota. Karena panasnya itu loh yang ngga tahan baru sebentar saja sudah mau pulang ke rumah sambil makan buah mangganya (pao) yang manis-manis.
Apalagi kalau ke pantai Madura aduuh serasa dibakar matahari. Walaupun musim hujan, jarang hujan di sana. Mungkin hanya 1 minggu sekali, tambak2 garam hanya kering sebagian. Beberapa hutan bakau masih alhamdulilah masih ada di sekitar pantai. Sayangnya kalau jarang hujan kasihan para nelayan yang melaut. Ikan yg didapat tidak cukup untuk menggantikan solar/bensin untuk menggerakkan sampan atau kapal mereka. Semoga dengan adanya jembatan suramadu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan bisnis di Madura.

 

Pantai Camplong Sampang Madura
Pantai Camplong Sampang Madura  

Hutan bakau masih ada di pantai maduraMesjid Raya pamekasan

 Tugu Are Lancor PamekasanSelat madura

Tugu Are Lancor Pamekasan Selat madura

December 20, 2008 Posted by Irda | Kultur, Lingkungan, pribadi | | 10 Comments

Madura dan jembatan suramadu yang baru

Jembatan suramadu yg sedang dibangunkapal feri yg masih bertugas di selat madura- tj. perakSelat madura dan tanjung perak

 Kepulanganku ke indonesia kugunakan untuk menengok tanah kelahiran bapakku. Selain bersilaturahmi dengan saudara2 di sana juga melihat perkembangan madura saat ini yang menurutku hanya bertambah banyak orang saja. Aku mencari pabrik2 baru atau jalanan baru, infra struktur yang baik ternyata tetap segitu-gitu saja jalanan utamanya.

Yang hanya sedikit membuat bangga orang2 yang tinggal di pulau garam itu mungkin adalah jembatan baru yang sedang dibuat. Jembatan itu bernama Suramadu sepanjang 5,4 km. Pemerintah provinsi Jatim menargetkan   pada bulan april-mei 2009  pembangunan akan rampung.

Semoga kemiskinan yang masih banyak terdapat di pulau madura akan berangsur- angsur berkurang dengan dibukanya jembatan baru yang menghubungkan pulau jawa dan pulau madura  itu.   

Menurut koran2 yang beredar, saat ini baru kalangan perusahaan pengembang perumahan yang bergairah membangun rumah di kawasan bangkalan. Karena harga tanah di sana masih murah.   Kawasan penunjang surabaya nantinya tidak hanya  Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto, tetapi juga kab. Bangkalan. Menurut kalo dilihat dari daerah2 di madura memang orang bangkalan paling kreativ dengan mengenalkan masakan madura seperti sate dan soto madura ke berbagai daerah di indonesia. Someday i’ll be back to Madura Island.

December 19, 2008 Posted by Irda | Kultur, Uncategorized | | 4 Comments

kangen lagu jadul

Lagi kangen nih ama lagu2nya Debbie Gibson, seperti Electric youth atau Lost in your eyes…. kalo liat dan denger lagunya di youtube mengingatkan kenangan masa lalu, terutama gaya memakai baju di tahun 1989. Setiap celana panjang bagian bawah dilipat tengahnya kemudian di gulung hihi.. itu gue banget. And of course the time we fell in love, so enjoy it :

http://www.youtube.com/watch?v=NnGXC0jgiZ8&feature=related

November 9, 2008 Posted by Irda | Kultur, pribadi | , | 4 Comments

Dari kecil anak belajar mengenal hutan

Hari ini cuaca cerah di jerman namun bernuansa winter, walaupun masih waktu musim gugur. Suhu berkisar 5 derajat.  Anakku Adrian dan grup TKnya mempunyai jadwal jalan ke hutan. Untukku itu merupakan hukuman brrrr cuaca yang sangat dingin harus berjalan menyusuri hutan yang dingin walau sangat berwarna warni akibat gugurnya dedaunan tanda musim gugur. Anak-anak di jerman mulai dr taman kanak-kanak telah mengenal hutan dengan baik.  Tak perduli dengan keadaan cuaca apapun baik itu dingin, hujan, panas atau bersalju, mereka selalu pergi ke hutan mencari udara yg tidak terkena polusi. Sedikitnya 2 bulan sekali, para guru mengajak mereka ke hutan-hutan yang dekat dengan sekolah. Read more »

October 28, 2008 Posted by Irda | Hikmah, Kultur, Lingkungan, Renungan, pribadi | | 1 Comment

Sarapan pagi di hotel

Aku suka iseng dan ingin tahu dan memperhatikan apa yang dilakukan manusia normal sehari-hari.  Contohnya mulai dari cara duduk, bicara, mimik wajah dan cara makan. Waktu yang baik untuk memperhatikan orang lain biasanya jika sarapan pagi di restaurant hotel jika berlibur. Ingin duduk di mana mereka dan minuman dan makanan apa yang mereka ambil di tempat buffet. 

Setiap orang tentunya berbeda kesukaan dan kebiasaan minum dan sarapan pagi. Ini menarik juga loh diperhatikan hihi… ngga ada kerjaan yah. Untuk wilayah hotel-hotel di eropa jangan cari nasi atau bubur di pagi hari, sampai botak atau ubanan ngga bakalan nemu apalagi mie goreng dan kupat tahu dan bubur ayam huhuhu… itu kan kebiasaan sarapanku ketika masih mengajar, tinggal nangkring di halaman sekolah. Read more »

October 19, 2008 Posted by Irda | Kultur, makanan, pribadi | | 2 Comments